Daftar Gedung Pernikahan di Bandung

Dear bloggers, di postingan kali ini saya ingin share informasi gedung pernikahan di Bandung. Kalo kamu mau cari gedung buat nikahan, ayo segera kontak nomor-nomor yang tertera di tabel di bawah sebelum diambil orang lain 😀

 

NO. Nama Gedung Alamat Telepon Kapasitas Luas Gedung Fasilitas Harga Sewa (awal 2016)
1 Graha Sativa Jl. Soekarno Hatta No. 711 A 022-7303095 ext. 307, 309, 081320511903 (Bu Kokom) 500 – 900 500 m2 Masjid Baitul Makmur 11.000.000
Area Parkir 100 kendaraan
Daya Listrik 6600 Watt
Genset 35.000 Watt
Unit Sound System
Kursi lipat 100 Buah
Panggung Pelaminan uk. 10 m X 2.5 m X 25 m
2 Unit AC
Floor Standing Dust
2 Rotary Power Full Fan
Sarana Air Bersih
Ijin Keramaian
Petugas Keamanan dan Kebersihan Gedung
Mercury Lamp
2 Serasan Sesko TNI Jl. RAA Martanegara No. 45 Gedung Sarasan dan Gedung Serbaguna 15.000.000
Masjid Jannatul Ma’wa
Panggung Pengantin
Panggung Kesenian
Kursi 200 Buah
AC
085220808179 (Kapten Laut Koswara) Tempat Parkir
0813951114888 (Lettu Cba Enang Sutardi) Sound System
089654011739 (Asti) Meja Akad
Listrik 10.000 Watt
Kamar Rias
Karpet Akad
Bantal
Toilet dan Air Bersih
Petugas Keamanan
3 Grha Len Jl. Soekarno Hatta No. 442 081320290775 (Bu Elis), 022-5202682 ex. 520 1000 32 m X 18 m X 3 m Panggung Pelaminan uk. 8.7 m X 5.4 m 9.000.000
Kursi 150 Buah
Ruang Keluarga (VIP)
Ruang Rias
Stand Makanan (Permanen) uk. 2.3 X 0.55 m (2 Stand), 2.44 X 0.55 (3 Stand)
Keamanan
Cleaning Service 5 Orang
Masjid
Listrik 12.000 Watt
Ijin Kepolisian
Dapur (Basement)
Fasilitas di Luar Gedung:
AC Rp 100.000 / unit
Tenda uk. 24 X 6 m bentuk plafon Rp 12.500 / meter
Tenda uk. 24 X 6 m bentuk 1/2 dekor Rp 20.000 / meter
Tenda uk. 24 X 6 m bentuk Full dekor Rp 40.000 / meter
Panggung Musik Rp 35.000 / meter
Kursi Lipat Rp 3000 / buah
Meja Bulat Rp 5000 / buah
4 Sentral Bisnis (Senbik) Jl. Soekarno Hatta No. 729 C 1500 Listrik 33.000 Watt Siang 13.000.000
022-7320143 Sound System 4400 Watt Malam 14.000.000
Kursi Lipat 200 buah
AC Dinding 8 unit
Tempat Parkir luas
Keamanan
Perlengkapan akad nikah di masjid
Genset
5 Perhutani Jl. Soekarno Hatta 081220642412 (Pak Dadan/ Ibu Dede) 1050 m2 Masjid 19.800.000
AC
Parkir 300 mobil
Kursi 100 Buah
6 Gd. Antapani Jl. Antapani 089507728551/ 081320629629 (Bu Wali) Kursi 50 Buah Satu set (paket)
Meja VIP 4 Buah
7 Istana Muara Jl. Muara 022-5204709 (Bu Siska) 1200 Kursi 200 Buah 21.000.000
Litrik 23.000 Watt
Genset
Karpet Jalan
Buku Tamu
Full AC
Parkir 400 Buah
Sound System 5000 Watt
8 Puri Cipaganti Jl. Cipaganti 082129183560 (Pak Agus) 1000 Kursi 150 Buah 7.500.000
Pelaminan
Panggung Musik Rp 35.000 / meter
Parkir 80 Kendaraan
9 Gd. Wanita Jl. Riau No. 84 022-4233371 / 085721465000 (Pak Saefudin) 1000 Kursi 300 Buah 8.800.000
Kursi Pelaminan
Musik
Ijin Keramaian
Litrik 17.000 Watt
AC 6 Unit
10 Gd. Geologi Jl. Diponegoro 08122192825 (Bu Siti) sedang renovasi
11 Gd. Seskoad Jl. Gatot Subroto 081394009080 (Pak Harso) 1200 Kursi 150 Buah 13.000.000
AC 20 unit
Kamar Rias
Panggung Pelaminan
Listrik 1000 Watt
Masjid
12 Balai Sartika/ Bikasoga Jl. Buah Batu 081321049220 (Pak Mamad) Kursi 650 Buah 22.000.000
AC 20 unit
Pelaminan Lengkap
13 Gd. TNI Pusseniv Jl. Supratman Kursi 13.500.000
AC
Masjid
14 Gd. Unpad Jl. Dipati Ukur 08122101498 (Jeffry)
15 Graha Antariksa 1500 Meja Penerima Tamu 2 Buah 7.000.000
Kursi Lipat 150 Buah
Listrik 8000 Watt
Panggung Permanen
Umbul – umbul besar 1 Buah
Ijin Keramaian
Tempat Parkir Luas + Petugas
Genset 5000 Watt
AC
Cleaning Service dibiayai Rp 500.000
16 La Gardena – Kopo Square Jl. Raya Kopo Bihbul No. 45 022-5421806 / 081572690123 Hall B 710 25 X 18 m2 (dalam) Panggung 15.000.000
26 X 17 m2 (luar) AC
GrandBallroom 1600 25 X 36 m2 Kursi 20.000.000
Ruang Pengantin
Ruang Persiapan
Listrik
Parkir VIP
17 Selasar PT. DI Jl. Pajajaran No. 154 85295459566 7.500.000
18 GSG Biofarma 08157189149 / 022-2037637 (Pak Budi Setiawan) Panggung Pelaminan Permanen 18.500.000
Full AC Central
Sound System + Operator
Kamar Rias
Toilet
Kursi 200 Buah
Tempat Parkir Luas
Keamanan dan Petugas Parkir
Listrik 20.000 Watt + Genset
Surat Ijin Keramaian
Masjid dan perlengkapan akad
19 Pussenkav Jl. Gatot Subroto 1000 Masjid

Sepasang Nama, Sepenggal Cerita

Jadi, hari ini tanggal 1 April 2016, dengan semringah saya sebarkan undangan pernikahan saya ke teman-teman kantor saya. Satu reaksi dari mereka: terkejut. Kayaknya ga ada yang nyangka gitu saya nikah, haha.

Lalu, apa sajakah pertanyaan yang terlontar dari para wartawan dadakan Perusahaan Listrik Negara? Benarkah saya akan menikah? Mampukah saya menikah? Bagaimana kisah dan cerita cinta di balik pernikahan saya? Simak FAQ berikut ini, semua akan dikupas tuntas dengan tajam setajam arus listrik.

Q: Jadi, siapa wanita khilaf (beruntung) itu?
A: Trianasari Puspadewi (panggil dia Ana, tapi jangan panggil saya Elsa).

Q: Orang mana sih dia?
A: Orang Bandung asli, sama dengan saya. Jalan kaki dari rumah saya ke rumah dia cuma 10-15 menit (pelajaran mblo: jodoh itu kadang begitu dekat, coba mulai lebih aware sama lingkungan terdekat).

Q: Dia satu kampus sama kamu?
A: Enggak, bahkan dia baru mulai kuliah ketika saya udah selesai.

Q: Dia beda berapa taun sama kamu? Usia kamu berapa sih sekarang?
A: Dia empat tahun lebih muda. Usia saya sekarang 28.

Q: Yang kamu bakal nikahin bener-bener cewek kan?
A: Hmm, saya pikir sih iya. Kalo bukan, trus gimana? Haha. *kidding*

Q: Coba, gimana sih cerita ketemunya?
A: Jadi saya pertama kali ketemu kakaknya Ana di tahun 2009, namanya Eka Gunawan. Kenal karena sama-sama pengajar les privat. Usia saya dan Eka cuma terpaut 3 hari, dan kita deket banget.

Pas kuliah saya kan suka jualan macem-macem, termasuk kue lebaran (biasa mahasiswa cari duit plus pengalaman). Nah, saya dulu suka nawarin kue lebaran ke ibunya dia. Jadi saya main dong ke rumahnya. Selain beli kue lebaran, ibunya juga menawarkan barangkali mau tukar uang untuk bagi-bagi THR. Saya jadi deket banget sama keluarganya sejak saat itu. Termasuk Ana. Kadang saya main ke rumahnya (atas permintaan ortunya) untuk misal kasih Ana motivasi terkait perkuliahan (ketika bertamu ada ortunya juga).

Pernah waktu itu saya lagi mau liburan sama kakak saya mau backpackeran ke beberapa tempat, dan kamera kami ternyata rusak, sementara tiket udah dibeli untuk besok. Jadi akhirnya pinjam deh ke Ana, jadi pas balikin ada ‘sekalian’ ngasih oleh-oleh gitu ahiiw.

Q: Gimana kamu nembak dia?
A: Pake bazooka. Ya ngga lah yaaa. Jadi, Oktober 2015, saya udah istikharah dan mantap sama dia. Ternyata, dia ultah bulan itu, jadi saya beliin kado dan bawa ke rumahnya. Pas sampe rumahnya, yang ada hanya ibunya. Jadi saya sampaikan saja kado via ibunya, sekalian menanyakan bagaimana status Ana. Ibunya bilang bahwa ada yang dekat, tapi secara status masih available. Lalu saya utarakan maksud saya untuk serius menjalin hubungan sama Ana. Ibunya menangis (entah krn bencana/anugerah? Hehe). Lalu ia berkata bahwa niat suci ini akan disampaikan kepada Ana. Esoknya saya sudah dapat kabar dari ibunya (dan kakaknya) bahwa Ana menyambut niat saya ini dengan baik.

Q: Ternyata dia ultah? Jadi kamu sebenernya asalnya ga tahu apa-apa soal Ana sampe tanggal ultahnya aja ga ngeh?
A: Haha. Tadinya mau bilang “kebetulan dia ultah bulan itu”. Tapi saya suka menghindari penggunaan kata “kebetulan”.

Q: Ohya, denger-denger kamu langkahin kakak kamu yang cewe. 
A: Hmm, ya begitulah. Tp dia happily dukung saya kok. Moga dia jodohnya disegerakan juga ya, aamiin. (Kalo ada cowok yg mau dikenalin ke dia, tolong kabari saya ya, hehe)

Q: Oke, balik lagi dulu. Udah istikharah aja, emangnya yang kamu suka dari Ana apa sii?
A: Apa ya. Baik, mau nerima saya, siap hidup berdasar Al-Qur’an & sunnah, gitu-gitu deh.

Q: Nah, terus kok Ana mau-maunya nerima kamu??
A: Hmm, gatau ya :)). Mungkin karena saya manis. Atau mungkin dia lupa minum obat. Wkwk. *kidding*

Q: Terus, kamu pacaran?
A: Enggak, kita (ceritanya) ta’arufan. Kami menghindari “kejadian”.

Q: Ow.. Terus, kapan lamarannya?
A: 31 Januari 2016.

Q: Nanti abis nikah gimana?
A: Nah, sekarang Ana itu kerja di sebuah biro arsitek di Bandung. Setelah nikah, nanti dia ngikut ke Jakarta. Kami memutuskan untuk sama-sama berjuang di satu kota. Dia rencana nyari kerja arsitek di Jakarta. Kalau ada yang mau share info lowongan biro arsitek di Jakarta, leh uga!

Q: Wow, congrats deh. Lalu nikahnya kapan dan dimana?
A: 16.04.16, 11am-02pm, Graha LEN Bandung (-6.949276, 107.619524).

Q: Siapa aja yang diundang ke nikahannya?
A: Temen skolah, temen kuliah, temen kantor, dan pastinya kamu. Iya, kamu 🙂

Q: Eh tunggu. Sekarang 1 April ya, undangan ini bukan April mop, kan?
A: Bukan dong 🙂 Mohon do’a restu dan kedatangannya, tiada kesan tanpa kehadiranmu 🙂

The (going to be) happiest man in the world and the bride (to be):

BBS_0369

Lelang Akhir Tahun

Bpk/Ibu/Teman-teman sekalian, saya dan teman-teman saya punya beberapa barang yang masih bagus (banyak di antaranya masih baru). Dikarenakan kita sudah punya atau dapat dari Door Prize dan agar barang-barang tersebut dapat digunakan dengan maksimal, maka kami hendak menjual atau melelangnya. Berikut daftar barang-barang tersebut:

DILELANG

Kode: L1
Borgol Tangan (sold out)

Kode: L2
Tas kecil gendong (sold out)

Kode: L3
Angklung (sold out)

Kode: L4
File Folder (sold out)

=============================================
DIJUAL

Kode: J1
Yong Ma MC-300, Tersedia 2 buah. (sold out)

Kode: J2
Brica B-PRO5 alpha edition, dijual di harga 1 juta.
Alasan dijual: dapat dari doorprize (Bisa COD)

Kode: J3
Shea Body Mist 100 ml merk Body Shop. (tidak jadi dijual)

Kode: J4
Silkening Body Splash Fruit Punch 250 ml, merk Champagne (sold out)
=====================================================

Apabila tertarik atau ingin info lebih lanjut dengan melihat gambar atau lihat barang langsung, dapat menghubungi saya via 0812-2489-734 (Whatsapp atau SMS).

 

Terima kasih.

Game Werewolf

Kali ini saya akan membahas tentang sebuah permainan bernama Werewolf.

1. Apa itu Werewolf?
Game Werewolf adalah sebuah permainan yang bisa dimainkan secara offline (tatap muka) atau online (misalnya via aplikasi Whatsapp). Di sini saya akan menjelaskan permainan secara online.
Game ini merupakan adaptasi dari game Mafia yang konon lahir pada tahun 80an. Werewolf mengadopsi sebagian mitologi Eropa yang menyebutkan bahwa Werewolf berasal dari hutan belantara di Eropa Tengah dan Eropa Timur. Werewolf digambarkan sebagai makhluk sadis yang nocturnal dimana di siang hari akan berwujud sebagai manusia biasa dan baru berubah menjadi werewolf sesungguhnya di malam hari. Maka dari itu, warga diharuskan melakukan werewolf hunting di siang hari, mencari warga yang dicurigai sebagai werewolf dan membakarnya hidup-hidup yang merupakan salah satu cara membunuh werewolf selain dipenggal . Hunting werewolf di malam hari tidak diperbolehkan karena itulah saatnya warga melindungi dirinya dari serangan sadis kelompok werewolf.
Dalam permainan ini akan ada seorang moderator yang disebut sebagai GM (Game Maker/Game Moderator) yang akan mengatur flow permainan agar setiap fasenya berjalan dengan baik.

Objektif permainan ini dibedakan berdasarkan tim:
a. Tim citizen
Memastikan semua werewolf (ww) mati secepatnya.
b. Tim werewolf
Membunuh anggota tim citizen satu per satu hingga jumlahnya sama dengan jumlah WW yang masih hidup.

Saya akan membahas cara bermain melalui aplikasi whatsapp. Dengan cara ini, idealnya jumlah pemain adalah berkisar antara 20-25 pemain.
Dalam group chat, GM akan menginformasikan list seluruh karakter yang akan digunakan dalam game ini. Sementara itu, GM juga akan mengirimkan PM ke masing-masing pemain mengenai karakter yang akan dimainkan nya entah itu sebagai citizen, citizen dengan keahlian, WW maupun vampir. Setelah seluruh pemain mendapatkan seluruh karakter yang akan dimainkannya , GM akan membuatkan group chat untuk tim werewolf dan karakter lain yang membutuhkannya di luar thread utama. Group chat Tim Werewolf digunakan untuk menentukan siapa yang akan dibunuh di malam hari. Seluruh pemain DILARANG mengirimkan hasil chatting atau screenshot chatting yang diperoleh dari GM.

2. Kapan saja waktu bermain Werewolf?
Terdapat 2 fasa dalam permainan ini, yakni fase siang dan fase malam.
Fase siang akan dimulai pada jam-jam tertentu di pagi hari dan selesai pada jam-jam tertentu di sekitar akhir sore atau awal malam hari. Setelah itu dilanjutkan dengan fase malam yang akan berakhir tepat sebelum fase siang dimulai.
Fase siang akan digunakan oleh tim citizen di bawah pimpinan mayor untuk menentukan siapa yang akan dibakar pada siang tersebut. Cara penentuannya melalui mekanisme voting.
(Apabila bermain secara offline, maka cara penentuannya bisa melalui musyawarah terlebih dahulu, dan apabila sulit menemukan keputusan bulat, baru diputuskan melalui sistem voting).

3. Bagaimana cara voting?

Satu kali per fase siang, pemain harus mengetikkan [VOTE] @(nama pemain yang dipilih), misal [VOTE] @ucok untuk memilih ucok sebagai korban yang akan dibakar pada siang tersebut.

Mayor akan memastikan seluruh pemain memilih salah satu nama tersebut. Bagi pemain yang tidak ikut memilih akan dianggap ikut suara mayoritas dan/atau akan dikenakan hukuman yang sesuai. Dalam fase ini, setiap pemain dibebaskan untuk menuduh/membela diri dengan mekanisme yang sesuai.

Pada jam tertentu di malam hari, GM akan mengumumkan karakter dari warga yang akan dibakar dalam fase siang ini. Jika ternyata karakter tersebut adalah werewolf, maka Tim Werewolf akan berkurang satu dan Tim citizen menjadi selangkah lebih dekat dengan kemenangan. Sebaliknya jika karakter tersebut adalah citizen juga, maka Tim werewolf yang perlahan menuju kemenangan mereka. Fase day/siang berakhir dan dilanjutkan ke fase malam, pemain yang sudah dibunuh DILARANG berbicara di group chat utama.

 

4. Bagaimana dengan fase malam?

Pada fase malam, Tim werewolf akan melakukan analisis dan deduksi yang intensif untuk menentukan korbannya pada malam tersebut di dalam group chat khusus Werewolf.

Keesokan paginya, GM akan mengumumkan siapa yang menjadi korban ww pada fase malam dan korban akan DILARANG untuk berbicara di group chat utama. Lalu fase siang kembali dimulai.

 

Fase di atas berlanjut hingga salah satu winning  condition tercapai, yaitu:

a. Jumlah citizen = jumlah werewolf, maka tim werewolf menang

b. Seluruh werewolf mati, maka tim citizen menang

Elektro atau Telekomunikasi?

Minggu ini, anak anak Elektro (subjur Telekomunikasi ama Power) ribut banget ngomongin “Eh kamu pilih Elektro ato Telkom?”, atau “Eh kamu pilih Elektro ato Power?”, dan aku termasuk didalamnya.

Jadi gini, Jurusan Teknik Elektro ITB itu terdiri dari 6 subjurusan: Teknik Tenaga Listrik, Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektronika, Teknik Kendali, Teknik Komputer, dan Teknik Biomedika. Dari kisaran 200 mahasiswa EL 2005, 71 memilih Teknik Telekomunikasi, 55 memilih Teknik Tenaga Listrik, sisanya ada yang memilih 4 subjurusan lainnya yang mana sekarang bergabung dalam prodi Teknik Elektro, segelintir lainnya memutuskan untuk drop out karena berbagai alasan. CMIIW.

Nah, entah gimana sababmusababnya, tiba-tiba 2 subjurusan pertama itu memisahkan diri dan membuat program studi baru.

Yang pasti kami semua bingung mo pilih Elektro ato Telkom. Tapi dari semua pendapat yang pernah saya denger, kira-kira beginilah alasan-alasan mereka:

Saya memilih Elektro, karena:

1. “Waktu pertama masuk ITB, saya kan pilih Elektro, bukan Telekomunikasi. Sekali Elektro, tetep Elektro.”

2. “Minat saya selain di Telekomunikasi pun, ada di Elektro Umum, jadi saya pilih Elektro.”

3. “Saya ingin waktu lanjutin kuliah ntar ato pas kerja, saya ingin ngincer gak cuma Telekomunikasi doang.”

Saya memilih Telekomunikasi, karena:

1. “Minat saya emang cuma di Telekomunikasi, gak di yang lain. Saya rasa pindah ke Teknik Telekomunikasi adalah pilihan tepat.”

2. “Memilih Teknik Telekomunikasi menunjang visi hidup saya. Perusahaan Telekomunikasi tentu akan melihat bahwa keahlian saya spesifik, dan ini akan menguntungkan saya.”

3. “Gak mau nambah lagi mata kuliah Elektro yang mana sksnya gak sedikit dan gak begitu nyambung ama Telekomunikasi.”

4. “masalah perusahaan asing, tenang aja karena kebanyakan yang dilihat tu cuman GPA ma almamaternya. Masalah perusahaan non asing, bakal disosialisasikan oleh pihak ITB mengenai prodi baru.”

5. “Saran ortu.”

6. “Emang sih peluang kerja kayaknya jadi lebih sempit, tapi
telekomunikasi juga luas kok. Ada operator, ada vendor, di dalemnya
lagi juga masih ada pembagian lagi berdasarkan teknologinya, lagipula
teknologi telekomunikasi masih akan sangat berkembang, jadi
kenapa enggak? sebagai bentuk tanggung jawab juga atas apa yang gw
udah pilih dan dapet di itb.”

7. “Ya iyalah, masa pilih Telkom tapi malah pilih Elektro yang mana udah gak ada telkom-telkom nya? Ada ada aja.”

8. “Bagi saya akreditasi bukan masalah, karena kita ITB dan STEI lagi, tentu akreditasinya A, dijamin.”

9. “Banyak temen.”

Survei membuktikan 9 dari 10 anak telkom memilih Teknik Telekomunikasi.